Ini adalah hari terakhir di ajang #30harimenulis. Dan setelah gua mention post ini ke teh Dilla, maka dengan begitu gua telah berhasil. Terima kasih!! Ini semua berkat dukungan dan hinaan teman-teman blog untuk cepat-cepat saya menyelesaikan misi ini, karena virus tampan yang saya sebarkan sudah semakin kacau. Terima kasih juga buat teh Dilla yang sudah rajin me-mention-kan semua post di #30harimenulis ini. Tidak lupa juga berterima kasih untuk teman-teman kartun saya seperti Doraemon, Kobo-Chan, Pangeran Bertopeng, Sailormoon, Bakabon, Chinmi, Son-Goku, Luffy, dan para menteri di kerajaan langit yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu. Terimakasih.
Selama mengikuti ajang ini banyak sekali tantangannya. Tantangan untuk bisa menulis dalam setiap keadaan apapun dan bagaimananpun. Apalagi di rumah nggak ada internet. Untungnya ada handphone yang agak beneran sedikit dan beberapa teman yang sudah gua repotkan untuk membantu saya me-copas link blog yang telah gua tulis via handphone hingga akhirnya sampai ke teh Dilla. Hei, Diniarimurti kampret(@diniarimurti) dan si nona sebrang Miany D.C(@berhentidi18) thanks you so much beiyyy.. Beeeehhh!! ;) Dan setelah sampai di hari ke 20-an (kalo nggak salah) akhirnya gua baru menyadari kalo di snaptu ada aplikasi yang bisa mengirim link dari blog ke twitter. Kenapa Prof.Sangit tak memberitahu tentang hal itu. Huhh!!
Memang, kemungkinan 60% dari tulisan yang saya post, kebanyakan dari handhone. Dan menulis dari handphone itu nggak mudah. Idenya menyempit. Beda kalo nulis pake komputer yang layarnya agak lebar. Dengan begitu ide yang ada bisa sedikit meluas. Gua membayangkan kalo menulis menggunakan komputer di sebuah padang rumput yang luas ditemani sapi-sapi yang di komandoi oleh Tasya si penggembala.
Gak heran kalo banyak post di #30harimenulis gua yang terlihat ngasal. Tapi cukup puas. Karena menulis ngasal seperti itu tidak benar-benar ngasal. Butuhpemikiran dan ide-ide yang out of the box. Maka, jadilah post-post aneh seperti Day#3-Surat Untukmu, Day#7-Surat Lamaran, Day#20-Trending Topic?? dan Day#22-Ocehan diKala Hujan.
Dari sekian banyak tulisan yang gua post, nggak sedikit juga yang diambil dari pengalaman pribadi yang terjadi di kehidupan gua. Contohnya seperti Day#2-Curhat non Mainstream, Day#6-Serem tapi Mistis, Day11-Seperti diHajar Massa, Day#19-Dari Kanan lewat Kiri, dan Day#28-Balada Buku dan Kuku.
Ada juga post-post yang gak penting dan sangat-sangat gak penting hingga membuat para pembacanya (kalo ada) melarikan diri ke goa hantu setelah membacanya, seperti Day#8-Mau Tidur dan Day10#-Tidak Panjang. Beberapa post juga gua tulis ketika gua lagi ada di kota kelahiran ajang #30harimenulis ini, yaitu Bandung (silakan baca Day#14 sampai 16 jika mau sesek nafas dan koma selama 40menit).
Tapi entah mengapa, gua pribadi sangat suka dengan post di Day#4-KW Super. Gak tau kenapa, gua merasa sangat jenius di tulisan itu. Entah darimana gua dapet pemikiran untuk memperbanyak Doraemon lalu menjualnya. Walaupun itu tetap masih dalam konteks fiksi. Dan sisa post yang lainnya adalah ilmu kesoktahuan gua yang diajarkan oleh prof.Sangit.
Seperti harapan yang pernah gua tulis di hari pertama #30harimenulis, gua berharap ada yang tidak sengaja membaca blog ini dan tidak muntah-muntah. Karena gua sempet melihat blog-blog lain yang mengikuti ajang ini dan tulisan mereka membuat sedikit gua agak minder. Tulisan mereka agak sedikit berat. Seperti Tuan Teddy (@teddyonyskow) dengan tuan Altintop-nya yang sedikit bertema, terus ada si Ibu Peri (@flyingfairy) dengan fiksi-fiksi andalannya yang sempat bikin gua percaya kalo disalah-satu post-nya adalah sebuah realita. Ada juga teh Dea “si matahari”(@salamatahari) yang berdongeng cantik di blognya. Keren.
Tapi sepertinya harapan agar tulisan gua terbaca sedikit terkabul, karena ada beberapa temen gua yang pas ketemu gua terus nanya “lo ikutan nulis-nulis apaan sih gil??”, ada yang nanya lagi “lo ikutan gituan ada hadiahnya gak?”, atau ada yang bilang ke gua “eh gua udah baca blog lo tuh, sakit jiwa emang lu!!”. Ada juga beberapa komentar yang telah tersampaikan lewat dunia maya. Dan gua masih gak percaya aja kalo mereka mau, eh,, lebih tepatnya gak sengaja baca post-post-an kampret ini.
Jadi buat lo yang punya blog dan hobi menulis dan juga memasak, silakan ikutan #30harimenulis karangan teh Dilla(@maradilla)ini. Dan setelah ajang ini selesai, mungkin gua akan ikutan ajang miss world 2040 di Uganda. Apa ada yang mau ikutan juga? Kita daftar bareng aja ntar gimana.
hahaha boleh2.. eh iya tau gw jg ngerasa beruntung bgt bisa nyasar ke ajang #30harimenulis yah walopun gw blum berniat ikutan, ciakakak asli ciut langsung nyali gw pas baca blog2 yg jd finalisnya, tp gw beruntung karna sekarang gw bener2 punya blog bermutu yg bisa gw ikutin tiap hari, termasuk blog lo ini bang.. hahay :P, teruslah menulis karna gw akan setia membacanya.. hahaha
BalasHapusEmm..bukan finalis juga sih, tapi lebih ke sebutan "pengikut" 30harimenulis :D
BalasHapushhihi terima kasih sekali sudah mampir ke blog2an yg ngaco ini. Silakan baca blog2 pengikut yang lainnya juga, bagus2 semua kug.
Tapi masih yakin mau terus ngikutin blog2an ini? Semoga gak muntah :P