Rekomendasi tentang film C.I.N.(T).A
Tenang, ini bukan film tentang sebuah band yang cukup berhasil membuat para pembantu rumah tangga bernyanyi “bertahan 1 cinta.. bertahan 1 CE.I.EN.TE.AAAAA..!!!
Film ini bercerita tentang pasangan yang terbentur oleh faktor agama. Mereka tidak bisa saling mencintai karena memanggil Tuhan mereka dengan nama yang berbeda. Dan yang buat gua takjub sama film ini adalah bagaimana penulisan script yang benar-benar good. Gue harus mengulang kalo script dalam film ini emang sangat-sangat menarik. Seperti menggurui penonton tapi tetap dalam konteks sebuah film.
Contohnya seperti pada kalimat yang ada di cover belakang film ini “kenapa Tuhan nyiptain kita beda-beda kalo hanya ingin disembah dengan 1 cara??”
Atau seperti adegan yang dimana waktu itu ada pengeboman gereja-gereja di Jakarta. Ada figuaran yang bilang “buat apa banyak-banyak gereja di Indonesia, toh masyarakat disini kan mayoritas Islam. Dan si Cina (Sunny Soon) yang beragama kristen tentu tersinggung “emang bener, buat apa banyak-banyak gereja disini, agamaku kan cuma minoritas disini”
Annisa (Sahira Jihan) sebagai lawan main Cina mengometari “dulu Islam juga minoritas disini. Dulu tuh hindu yang mayoritas dinegara ini. Siapa tahu nanti Kristen yang jadi mayoritas disini.”
Yap.. paling gak itu sekadar gambaran gua aja. Enggak heran kalo film arahan sutradara Sammaria Simanjuntak ini dianugerahi Best Original Script di FFI 2009 lalu. Analogi yang ada di film ini tuh bener-bener keren. Tertata rapi dalam setiap percakapan.
Gua menyarankan untuk kalian yang baca tulisan ini untuk menonton film CIN(T)A ini. Jangan takut, gak ada sama sekali kug lagunya para pembantu rumah tangga di film ini. Dan semoga perbedaan agama di negara ini benar-benar bisa terjalin harmonis kaya di Ambon (katanya sih gitu), bisa saling menghargai dan saling menghormati. Itu harapan kita semua, I hope.
Cheers ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar